Tuesday, December 25, 2012

Costumer Service or Customer (yg) Complain?



Mataram, 3 December 2012

Hari ini ke Telkom Mataram…
Niatnya mau ngeluh soal speedy kantor yang macet. 
Begitu sampai di sana CS (Customer Service)  nya sedang melayani complain dari customer lain. Yang menjadi perhatian saya adalah tingkat keganasan dan cara penyampaian complain si customer. Sy sempat membayangkan jika ada di pihak si CS. Dibentak-bentak (padahal bukan dia yang salah), diasemin (maksudnya raut muka ditekuk berlipat-lipat), dan paling parah kata-kata kasar (helooo CS juga manusia kaleee pak).
Ok… tak dipungkiri sy juga pernah ada di pihak si customer. Rasa kesal memang bisa membuat kita jadi ngedumel sendiri. Muka jadi jahat dengan ekspresi kejam, hawanya simbit (horror).

Beberapa bulan yang lalu saat pulsa HP saya terus tersedot tanpa sisa. Saya mengajukan complain ke CS salah satu operator  jasa komunikasi. Ngoceh ngoceh, akhirnya didapatkan keputusan bahwa paket nelpon pertama saya akan di-off-kan (perlu tahu ya, sy pake dua paket tapi paket pertama harusnya uda off) sehingga di kemudian hari, pulsa saya nggak akan diambil lagi untuk perpanjangan.
Hasilnya? Heppi la.. but, seminggu kemudian, pulsa saya hilang lagi sejumlah 9000, ilang begitu aja. Tanpa sisa. Kesel pasti donk… saya hubungi lagi CS nya (dengan bahasa yang sopan ya, sy kan emang soppan.. haha) nanya-nanya kenapa begini kenapa begitu. Mas CS nya akhirnya minta waktu buat ngecek, kurang lebih 2 menit la.. katanya si mau dibikinin laporan. CS yang kedua ini sepertinya jauh lebih ramah dibanding Mba CS pertama dulu. Berkali-kali dia bilang:

Sunday, December 23, 2012

Katanya Gengsi?

Di facebook saya menulis status tentang cinta. Tentang bagaimana seseorang terkadang tak bisa mengungkap seberapa peduli ia pada orang yang dicintai. Sialnya, ia bukan hanya tak bisa mengungkapkan apa-apa.. Lebih bodoh lagi ia tak berkata apa-apa, tak melakukan apa-apa. Hanya diam. Seperti batu dan terlihat tak peduli. Sebenarnya jika divisualkan, hatinya gemuruh ingin berkata banyak. Ingin cerewet bertanya, apa kabar, kau baik? what can I do for you? do you need a hug?  wanna drink? dan semua pertanyaan yang mungkin tak akan bisa mendescribekan tingkat kepeduliann.

Karena itu, beruntunglah orang yang cerewet dan BISA CLEARLY menunjukkan rasa cintanya. kepeduliannya, kerinduannya or hal-hal mengenai feeling lainnya.
Yang ingin aku share di sini bukan penyesalan yang mungkin tu orang bakal rasa, tapi cuma ingin ngingetin, atau ngejelasin atau apapun bahasanya buat nerangin. Bahwa seseorang yang terlihat tak peduli padamu bisa jadi sebenarnya orang yang paling care dan paling cinta. Hanya saja karena dia rada BEGO makanya dia cuma bisa diem kayak patung, dan akhirnya di belakang tembok atau di  sudut kamarnya dia cuma bisa merutuki diri kenapa nggak nunjukin rasa care nya dia di depan kamu. Atau sebenarnya dia sudah punya skema alur tentang apa yang akan dia katakan, tapi di depan kamu dia malah TERLIHAT nggak peduli dan DINGIN bagai es. So stupid yea???

But, biasanya tipe begini kalau uda tiba waktu dia ngungkapin bisa jadi so romantic dan sangat jelas.. Tapi ya... itu, kapan? 

Saturday, December 22, 2012

New Blog di Tumblr

Akhir-akhir ini lagi seneng nyoba menjelajah beberapa platform blog.. buat email, nyoba nyoba buat akun di beberapa socmed.. sampe buat catatn daftar email, blog, akun dll...
kalau mau tengok-tengok, klik saja di ParLina Wi ini blog di Tumblr... nyoba ngasah inggris saya yang rada nyenggol-nyenggol grammar.. :)

Wednesday, December 19, 2012

Rencana?


Ketika menulis ini, aku sama sekali tidak punya rencana akan menulis tentang apa. Hanya saja, suasana yang gerimis di luar jendela sepertunya moment yang pas untuk menulis. dan akhirnya mulailah aku menulis tentang ini. Tentang sesuatu yang bisa saja terjadi tanpa rencana.

Bukankah begitu? 
^.^//

Saturday, December 15, 2012

Do'a di Magrib itu


Hari ini seseorang pergi dan tak kan pernah kembali
dan saya bahkan  tak bisa mengucapkan apapun
tak jua sepotong pesan dukacita

Saya hanya bisa mengamininya dalam do'a berkali-kali..
dalam remang di magrib itu

O.. Allah, semoga Engkau memeluk do'a do'a ini untuknya..
aamiin...

Lombok Timur, 15 December 2012