Friday, June 28, 2013

Jejak Rasa

Saya punya kebiasaan menulis tanpa edit dan tanpa sensor di Hp (ya benar-benar tanpa sensor hehe).  Terkadang ketika sedang menunggu nasi goreng di sebuah warung pinggir jalan, atau saat sedang menunggu antrian di kantor Pos saya akan sibuk menulis kata-kata yang berlompatan di kepala. Saya suka ketika pada suatu ketika membuka kembali catatan-catatan pendek ringkas dan ala kedarnya itu. Seperti catatan yang tertanggal 1 Agustus 2012 ini

Notes di HP
Bahagia itu membuatmu ingin melompati pagar dan menyalami seluruh kampung. Cinta membuatmu tersenyum lebar sepanjang hari. Cinta.. adalah cara Allah mengabarkan surga
Saya tidak ingat persis apa yang membuat saya menulis tentang ini. Tapi saya bisa menebak satu hal.. saat menulis ini..  I was really happy  
Dan inilah yang paling saya suka, saat dengan mudahnya saya bisa menelusuri kembali jejak rasa yang pernah ada, entah itu kesedihan, kebingungan, kebahagiaan dan tentu saja cinta.  

Tuesday, June 18, 2013

Hasil Blog Walking

Blogwalking itu manfaatnya banyaaaaaaaaaak banget! Salah satunya adalah menyadarkan saya untuk lebih care dengan sekitar. Adalah sebuah jitakan super sakiiit ketika dari nge-blokwalking ke blognya si Cumi Lebay saya mendapati sebuah artikel tentang Ayam Rarang. R-A-R-A-N-G, sekali lagi R-A-R-A-N-G ! Untuk maklum pemirsah, RARANG adalah tempat tinggal saya *huhuhuhu...
Buat info ya, si CumiLebay merupakan blog yang terpilih sebagai blog Pendatang Terbaik dalam ajang pemilihan Bloscar Travel 2013 oleh Skyscanner. Jadi ini merupakan penghargaan Blog Travel dimana Skyscanner memberikan apresiasi untuk para blogger travel terbaik yang telah

Isu BBM dan Cidomo Unyu

Di tengah isu harga BBM yang mau naik,
Di antara status-status pro dan kontra di beberapa media sosial
Saya...
Nemu ini 
hihi...

Nemu di postingan facebook Sausan

The Beat

Saya sedikit terkejut, namun kemudian paham bahwa tak mudah untuk memerintah hati. Ya, hati ini memang hati saya, ia berada dalam tubuh dan jiwa saya namun tetap saja ia punya cara kerja sendiri,
Saya cuma bisa mengingatkannya. Tak apa...Saya akan tunggu sampai hati ini siap...
Ia memang butuh istirahat setelah perjalanan panjang yang melelahkan

Sunday, June 16, 2013

Jejak Pertama di Gili Terawangan Part 2


foto ini diambil oleh si Toekang Poetret (Lulu)
Alhamdulillah,akhirnya sampai juga, kami menginjakkan kaki di Terawangan pada pukul 4 sore. Sudah masuk waktu Asar, kami langsung bergerak mencari

Jejak Pertama di Gili Terawangan Part 1

Lampaq-Lampaq Episode 2

Oke setelah berkelana ke bagian Lombok Selatan, saya jadi demen dan ketagihan jalan-jalan. Akhirnya saya, si Toekang Poetret dan Nyonya Kelepon memutuskan untuk menghabiskan weekend di Gili Air. Rencana awal se di Gili Air seperti angan-angan saya semenjak menulis tentang Gili Air yang katanya lebih sepi dibanding saudaranya si  Gili Terawangan. Masih ingat kan tentang saya yang sok-sokan menulis tentang wisata Lombok tapi nyatanya nggak pernah benar-benar menjejakkan kaki di area wisata, huks..  Adapun Gili Meno menurut saya terlalu sepi, cocoknya buat para honeymooners dan para jiwa petapa. Jadi yang paling pas dengan jiwa saya nampaknya adalah pulau Air.

Masalah mulai

Wednesday, June 12, 2013

Happy New Year

HAPPY NEW YEAR!!! *oups salah moment

Baiklah, baiklah ... ini memang bukan pergantian tahun. Ini memang masih Juni dan Mataram masih kerap disambangi hujan. Masih 6 bulan lagi untuk menuju 2014 dan butuh 6 bulan juga (sebenarnya 5 bulan se) untuk mundur ke awal 2013.

Saya hanya bernostalgia tentang 2 malam pergantian tahun yang telah saya lewati, yakni tentang malam tahun baru 2009 dan 2010. Dua malam yang berjarak 365 hari itu saya habiskan di kamar mandi. Menggosok lantainya sampai mengkilat. Setelah itu begadang menonton film. Sore hari sebelumnya saya akan berburu snack dan aneka cemilan juga minuman sebagai bekal merenung dan contemplating di akhir tahun. Tampak menyedihkan? NOOOOO (see? huruf kapital semua). 

Di setiap malam pergantian tahun saya mendapat banyak kata untuk ditulis. Semuanya tiba-tiba datang dan bergelantungan di kamar saya. Mereka memenuhi atap kos, juga berjejer rapi di tembok kamar yang terpoles warna krem. Di malam itu saya hanya perlu mendengar cerita mereka satu-satu tentang waktu-waktu yang sudah lewat, tentang kenangan, dan beberapa target untuk tahun mendatang. Tiba-tiba saja saya merindui kamar kos yang selalu remang itu, dengan tirai jendela tersingkap lalu sinar bulan yang masuk akan membentuk bayangan benda-benda... Kemudian saya akan merenung-renung, mengingat-ingat tentang banyak hal, tentang banyak cerita, tentang orang-orang dan tentu saja, rasa-rasa... 

Monday, June 3, 2013

Alone and Despair

source: http://obsolete-world.blogspot.com/ 
Seperti biasa saya nge-blogwalking kemana-mana. nemu blog ini. Melihat gambar ini saya jadi ingat setan. Lalu bertanya-tanya, apakah mereka pernah merindukan Allah? Apakah mereka ingin kembali seperti dulu? saat mereka menyembahNya, saat mereka patuh padaNya?
Dalam gambar ini saya merasa ada kesedihan, kesendirian, kesuraman dan sekaligus sedikit kengerian