Tuesday, September 3, 2013

Judge (Catatan Lama)

Sebuah catatan lama yang lain dalam folder tanpa nama. Catatan tertanggal 26 Januari 2011. Saya kurang ingat mengapa menulis ini, tapi saya merasa saat itu saya tengah menemukan sebuah jawab...

Bagi sebagian orang, mungkin ada sosok yang mereka lihat begitu sombong, sok, banyak omong dan banyak sifatnya yang menjengkelkan. Sehingga mungkin mereka pernah mengharapkan orang itu terkena meteor yang nyasar di kampus. Atau paling tidak berharap ia tersesat di dunia pokemon.

Malam ini saya baru menyadari kenapa mereka dan bahkan saya bisa menilai seperti itu dan hanya berhenti atau terpatok dengan penilaian itu.Ya... karena mereka dan saya hanya menggunakan satu sudut dalam melihat ,merekam hingga menilai orang lain. Penilaian dalam pembelajaran yang saya pelajari di kampus menyatakan bahwa penilaian harus didasarkan pada keseluruhan aspek pada siswa. Penilaian menyeluruh terhadap diri siswa baik penilaian proses maupun hasil. Meliputi psikomotorik, afektif dan kognitif. 

Kupikir... begitu juga ketika melakukan penilaian terhadap orang lain. Ada banyak sisi yang tidak kita ketahui, mungkin kita menguasai informasi sisi-sisi “kiri” dari orang tersebut. Namun, akan sangat baik jika kita mau melihat dari berbagai sudut hingga kita menemukan... ternyata sisi “kanan” orang tersebut jauh lebih bermanfaat untuk kita lihat, rekam dan nilai. Hingga pada akhirnya membiarkan diri kita memutuskan untuk menjadi seperti apa..

Keinginan untuk menjadi lebih baik semoga tetap memenuhi diri kita. Semoga Allah selalu memberikan kita kemampuan untuk mengambil sisi-sisi baik dari seseorang. Merekamnya kemudian mengolahnya menjadi bahan perbaikan bagi diri sendiri.

Alhamdulillah.... untuk sebuah pelajaran malam ini. Saya ingin terus belajar agar bisa menilai...

Mataram,  26 Januari 2011

8 comments:

  1. Jadi ingat tulisan ustaz Sallim A. Fillah tentang Sebening Prasangka. Nice ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks :) saya belum baca tulisan Salim A. Fillah yang itu, haha saya mungkin acak-acak lemarin nuna Gugel, *bener-bener deh, Google Generation :)

      Delete
  2. ngena banget kak...
    ayo makanya liat sudut lain saya...
    banyak juga kok yang bagus,hahaha

    ReplyDelete
  3. seringkali orang yang bilang kita anggap sombong itu adalah orang yang belum kita kenal dengan baik mbak :)

    ReplyDelete
  4. Beberapa orang terkadang memiliki sifat yang mungkin baik sekali. Tapi karena kita melihat dari sisi kirinya, sisi kebaikannya nggak terlihat oleh kita.

    ReplyDelete
  5. sisi negatif biasanya keliatan kalau diliat dari luar aja, tapi kalau udah kenal nah baru ketauan tuh sisi positif dan negatifnya. baru deh bisa menilai orang itu secara benar.

    ReplyDelete
  6. jangan liat orang dari sisi depan nya

    ReplyDelete

Mendongenglah...