Friday, July 12, 2013

Nyoba Sushi di De' Sushi Mataram

Pada tanggal 3 July kemarin saya (entah kenapa) memutuskan menuju sebuah restaurant #Jepang De' Sushi di Jalan Sriwijaya Mataram. Tepat di depan Doraji, Restauran Korea yang pernah saya dan teman kunjungi hanya untuk mencoba kimchi yang membuat seorang teman  mengobrak abrik google untuk menemukan resep kimchi dan menyesuaikannya dengan lidah Sasak kami.
Wulan menceritakan tentang De' Sushi sekitar 2 hari sebelumnya. Ceritanya terdengar menarik, karena itu terbersit ingin untuk mencoba.Tapi saya lupa, Wulan memang suka masakan asing --_--

Sekitar pukul 5.05 sore saya sudah duduk manis sendirian dengan tampilan menu menawan. Pilihan menu jatuh pada semangkuk Chicken Shoyu Ramen dan Sushi berwarna pink yang cantik, kalau tidak salah namanya California Roll yang berisi avocado, tobiko, kyuri (timun Jepang) dan kani (daging kepiting) :)

Ramen penyelamat
Setelah menunggu beberapa menit yang saya gunakan untuk menjepret-jepret buku menu. Mas pramusaji berwajah ramah muncul dengan semangkuk Ramen ukuran besar (waduh nggak tahu kalau porsinya segede itu) selanjutnya sushi pink berbalur telur ikan pun terhidang di depan saya. Ternyata telur ikan inilah yang disebut tobiko. Saatnya makan :D
California Roll berbalur tobiko --_--
Ihiks... #Sushi pink itu sulit ditelan, sepertinya saya belum terbiasa, mungkin perlu waktu antara Sushi dan lidah ini untuk saling mengenali. Bukannya tidak enak hanya saja lidah ndeso saya belum terbiasa. Untuk menelannya saya mengkombinasikannya dengan kuah ramen dan air putih. Wah ternyata ramennya benar-benar Ok.. *slurp, slurp...

Tapi makanan kesukaan saya tetap makanan Sasak, ya beberok lah, pelecing lah... :) But, masuk ke De' Sushi membuat saya sedikit tidak merasa seperti di Jepang, walau cuma beberapa menit :D Ya.. mungkin someday saya benar-benar akan menginjakkan kaki di Jepang :D

14 comments:

  1. Replies
    1. Masalahnya hanya belum terbiasa... tapi sushi benar-benar sehat lho... :)

      Delete
  2. Replies
    1. bukan gak enak, belum terbiasaaaa.. ntar juga kalo dikau uda ke jepang (aamiin) dikau bakalan terbiasa...

      Delete
  3. nggaaaakkk suuukkkaaaa.... makan masakan jepang itu, buat gue jadi kangen kelak manis lembein, lebih enak itu. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. saya juga suka kelak manis lembain, tapi yang paling saya suka beberok paoq n tempe goreng ditambah kerupuk :) Pada akhrinya, bau tanah sendiri adalah yang terbaik.. benar yang dibilang Yuni dalam postingannya di blog pecintailalang, lebih baik di sini... di tanah kita sendiri, Indonesia :)

      Delete
  4. hahaha, siapa suruh ndak ngajak"....
    coba aja ngajak Ren, bkal sedikit lebih enak jadinya....

    ReplyDelete
  5. Ahahaha,
    sushi enakkk ;D
    Makannya pakai wasabi gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. nggak pake wassabi, kayaknya wassabi juga nggak bakal cocok di lidah :) *nyerah ajaaa

      Delete
  6. Gimana restaurant koreanya itu? menarik tmpatnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, tempatnya lumayan nyaman, tapi terakhir ke sana mase agak sepi se.. mungkin karena baru :)

      Delete
  7. hahaha, sering-sering makan mbak, sapa tau ntar malah suka

    ReplyDelete
  8. Entah gemana sewaktu ke jakarta karna aku penasaran pengen coba sushi. Akhirnya pesan 2 jenis. Tapi kayaknya kurang cocok di lidahku, apalagi pas makan pake wasabi..aduhh..gaklah. tapi penasaran juga pengen coba beberapa menu korea yg sering terlihat di film korea. Haha..

    ReplyDelete

Mendongenglah...