Thursday, August 2, 2012

Media Online Tarung Cerpen

gambar dari sini
Pada umumnya, keinginan untuk menjadi seorang penulis akan tumbuh seiring kecintaan kita pada literasi. Awalnya mungkin hanya berkeinginan pengen nulis!. Seterusnya seiring waktu kita akan menemukan fokus kita. Apakah bidang fiksi atau non fiksi. Dua-duanya oke, kalau mahir di both of them  jadi bisa  menyeimbangkan kemampuan   .
Menurut saya, fiksi kebagi jadi dua.. Antara Novel atau Cerpen. Kesukaan orang beda-beda. Khususnya saya yang lebih bengkok ke cerpen daripada novel. Dengan membaca cerpen, saya bisa mendapatkan point nya lebih cepat dibanding membaca  novel. Dan biasanya cerpen  di baca sekali duduk. Tapi tergantung juga se, ada toh cerpen yang tebelnya kayak novel. 
Nah.. buat kalian yang syuka nulis dan ingin menilai seberapa tangguh cerpen yang kalian buat. saya rekomendasikan untuk mengunjungi website Annida Online, klik di sini. ada beberapa kelebihan yang saya temukan pada Annida.
Pertama: cerpen kamu bakalan jelas nasibnya. di tolak (rijek) atau dimuat. Karena Annida memiliki pengumuman khusus mengenai daftar naskah yang ditolak, namanya cerpen rijek. Enaknya, ini disertai komentar yang bisa buat kamu tahu kekurangan cerpen kamu. Contohnya gini ni  Bagi seorang penulis, sebuah cerpen yang berhasil selesai adalah harta yang lumayan penting. Jadi bagus gak bagusnya tetep merupakan prestasi sendiri yang layak dibanggakan.

Kedua: karena Annida sistemnya Online, kita jadi bisa langsung komunikasi dengan para pembaca yang memuji atau ngasi kritik ke naskah kita.

Ketiga: Honor tentunya! wkwkwkkwkwk  

Selain itu kalau mau belajar dan tahu seperti apa cerpen yang sering dimuat di harian besar. Kalian bisa intip blog lakon hidup yang update tentang cerpen-cerpen yang dimuat di beberapa harian besar Indonesia. klik di sini aja. Kita bisa tahu ide-ide lain yang bisa dijadiin nyawa dari sebuah cerpen. nambah ilmu juga mengenai pemilihan diksi ataupun alur dari beragam cerpen yang ada. Point nya ada yang bisa kita tangkap dengan mudah, ada juga yang berkali-kali saya baca malah tetep gak ngerti. 

Bagi kita yang memang punya keinginan atawa mimpi jadi penulis. Memulai adalah langkah awal yang selalu tepat. Dan pertarungan (yang banyak) bisa bikin cerpen kamu makin "berotot". Ditolak, oke la.. jatah gagal katanya memang ada. Abisin aja jatah gagalnya dulu. Jadi yang tinggal cuma jatah sukses! 

Dan! jangan sampai karena keputusasaan malah berubah jadi plagiator. Pernah saya ulas di postingan sebelumnya di sini tentang Luka sang pemimpi. 
Oke, Selamat menulis... 

2 comments:

  1. Menarik, seperti Saya sih yang memang hobi nulis ingin mengarahkan apa yang menjadi hobi itu dapat menguntungkan, yah dengan join diblogger ini adalah peluang tentunya karena banyak jenis artikel yang dapat kita bagi. Sukses selalu sobat.. Salam Blogger!

    ReplyDelete
  2. yup...salam blogger! thanks uda mampir Gan... :)

    ReplyDelete

Mendongenglah...