Friday, September 9, 2011

Mom, Dad vs Child


Pada umumnya orang tua memiliki keinginan agar anak-anak mereka mendapat yang terbaik. Sedangkan anak-anak mereka memiliki keinginan yang mereka sebut mimpi. Biasanya merupakan hal yang mereka sukai berdasarkan kemampuan dan potensi mereka.
Masalahnya adalah pendapat mereka dan orang tua bertentangan. Komunikasi akhirnya berubah menjadi perdebatan yang tak sampai pada titik temu. Kalaupun ada sebuah keputusan maka itu hanya sebuah keputusan sepihak berdasarkan pandangan sepihak yang akhirnya berujung pada kepuasan sepihak. Jarang pembicaraan Mom, Dad vs Child berbuah kesepakatan bersama.
Banyak anak-anak yang akhirnya menjadi atau bekerja sesuai dengan keinginan orang tua mereka. Namun mengorbankan mimpi dan mengubur hal yang mereka inginkan sendiri. Ketika masih anak-anak banyak yang bertanya "cita-citanya apa dek?"
Lalu mulut kecil itu menjawab dokter, atau pramugari, atau guru, atau pengusaha, atau presiden, atau penulis, atau demonstran dll.... tapi terkadang, sekali lagi... mereka mengucap cita-cita namun di sudut lain ada orang yang sudah mendesain hidup mereka.
Perintah Allah agar anak-anak taat pada orang tua, mungkin anak paham betul. Dan mungkin itulah benteng terkuat sehingga mereka tak harus berdebat panjang dan memilh diam. Pada dasarnya anak-anak tahu bahwa yang diinginkan orang tua adalah juga bagi kepentingan dan kebaikan mereka. Akan tetapi Mom and Dad juga sebaiknya paham bahwa anak-anak mereka juga punya keinginan, mimpi, pandangan, dan prinsip hidup sendiri. Sebuah film dari India mengemas fenomena ini dalam judul yang singkat. 3 idiots.
How to say clearly.... Mom, Dad... I am not kid anymore...

Black Room, September 2011


2 comments:

  1. saya sering tidak sependapat dengan my dad...
    kita sama2 keras kepala...

    ReplyDelete
  2. keras kepala kadang kita butuhkan untuk mempertahankan kebenaran.. atau secuil keinginan...

    ReplyDelete

Mendongenglah...