Wednesday, September 15, 2010

Sebuah Tanya (Puisi Gie)

Sebuah Tanya 
 (By : Soe Hok Gie)


Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap..
sambil membenarkan letak leher kemejaku


Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
Kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin


Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?
Ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat


Lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya.
Kau dan aku berbicara... tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita


Apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu?
Kita begitu berbeda dalam semua..Kecuali dalam cinta..


Haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah-wajah  yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti...
Seperti kabut pagi itu


Manisku.... aku akan jalan terus
Membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
Bersama hidup yang begitu biru.....

1 comment:

  1. Wieeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnn love this! Definitely!!!

    ReplyDelete

Mendongenglah...