Monday, April 26, 2010

Sahabat Pingsan


Kali ini sy ingin bercerita tentang seorang sahabat saya. Dia memiliki hoby yang berbeda dari yang lain. Bukan jalan-jalan, bukan fotografi, bukan juga megoleksi barang antik. Hobynya ringan saja. Hanya pura-pura pingsan.Karena itu anda harus waspada jika tiba-tiba menemukan ada seseorang pingsan. Anda harus dapat memastikan bahwa orang itu bukan teman saya. He.
Ketika saya tanya kenapa ia suka pura-pura pingsan. Dia hanya menjawab, entahlah... hanya iseng. Kami yang mendengar alasannya hanya menggeleng tak paham. Baiklah ... semakin terang arti dari kata kata “semua oang punya keunikan sendiri” termasuk dia. Entahlah apakah ini dapat digolongkan kedalam kelompok kecerdasan Multiple Intelligences ala Gardner. Hanya Tuhan yang tahu.
Namun ia memiliki kecintaan besar pada sastra. Baiklah... dalam hal ini kami sama. Tidak hanya ini kesamaan kami, hal lainnya adalah kami sama-sama menyukai dunia menulis. Bedanya hanya pada aliran. Sekarang dia lebih menyukai nonfiksi setelah sebelumnya memuja fiksi. Tapi toh tujuan kami sama.
Sekarang dia sedang bertarung untuk mempertahankan tulisan terbarunya. Saya harap dia cukup kuat agar sikap isengnya tidak muncul. Bisa aneh kalau tiba-tiba di tengah lomba hoby nya yang pura-pura pingsan mendesak ingin disalurkan. Saya harap dia membawa bantal yang bagus.
Akhirnya sampai disini saya menulis tentang dia. Tulisan jalan terus tanpa proses editing atau berpikir lama. Sama seperti yang dikatakan teman saya yang lain.
“tulislah apa yang kau pikirkan, jangan memkirkan apa yang akan kau tulis” dan saya tetap akan meminta pertanggung jawaan dari katakatanya. Karena tulisan saya jadi aneh.

No comments:

Post a Comment

Mendongenglah...