Sunday, April 4, 2010

Mengingat seorang Sahabat

Saya ingin bercerita tentang seorang teman yang keras kepala dan sangat pemaksa. dia memang seperti itu. pencemburu juga. tapi dibalik semua "kekejamannya" dia adalah orang paling perasa sedunia. dia tidak akan pernah mau mengatakan rasa sayangnya pada siapapun karena dia pembenci kegombalan. (ngakunya si begitu). dia jatuh cinta pada novel "Diorama Sepasang Albanna"-nya Ari Nur. dan dia suka pada sosok Ryan di novel itu. Sejak itu mungkin ia senang melihat orang berkaca mata. (ada-ada saja)
dia tidak pernah mau menaiki cidomo. 
"Aku kasihan pada kudanya, lihat liurnya merupakan tangisan lelahnya", katanya
Atau di situasi lain dia akan memandang iba pada pemulung, atau pedagang gerabah berjalan. Dia paling tidak suka jika namanya dilupakan atau ketika saya salah memanggil namanya dengan menyebut nama orang lain. Bibirnya akan langsung monyong pertanda cemberut. Selain itu dia adalah pribadi yang selalu resah. entah apa, tapi yang jelas dia adalah orang paling gelisah yang pernah saya tahu. Saya sempat bersitegang dengannya ketika dia mengatakan bahwa kebaikan itu terkadang memang harus dipaksakan.

Saya jelas tidak setuju karena pada dasarnya saya adalah orang yang tidak suka "pemaksaan". Entah itu untuk kebaikan atau pun tidak. Kami sering berbeda pendapat dalam beberapa hal namun kami juga punya kesamaan dalam bidang literasi. Mhm.. tidak akan lengkap bila menulis tentangnya tanpa menceritaan kecintaannya pada ilalang. Rumput biasa yang suka melenggak-lenggok. Dia pernah nekat pergi mengajak saya mencabut ilalang di reruntuhan bangunan tua. Dia bawa pulang dan menanamnya di pot. Disirami dan mengharapkannya tumbuh. Hasilnya? Mati.

Saya kira ia akan menyerah untuk menanam ilalang lagi. tapi dia membuktikan kesungguhannya dengan menanam kembali beberapa rumpun ilalang dan sekarang tengah tumbuh subur di depan kosnya. Entah jampi-jampi apa yang dia baca. Untuk sekarang sampai disini dulu coretan tentang dia. Lain kali mungkin akan saya sambung. itupun kalau saya mau. hehehe

1 comment:

  1. haha,,,, sepertinya saya bisa menebaknya, itukan mantannya Rafi Ahmed... =D

    ReplyDelete

Mendongenglah...