Friday, April 2, 2010

Kuliah dalam Diam

Ketika sedang mengikuti kuliah salah satu dosen saya. tiba-tiba ada pesan yang dituliskan seorang sahabat kepada saya.

Teman  : "Aku tidak tahu bagaimana cara menghargai metode mengajar dosen ini"
Saya   : "Setidaknya ada pelajaran yang kita ambil bahwa metode seperti yang beliau terapkan terbukti tidak berhasil"

Terkadang saya sering berpikir bahwa akan jauh lebih berguna jika sekiranya saya tidak masuk kuliah. Lebih berguna rasanya jika saya diam di kos sambil membaca buku yang telah menumpuk antri untuk dibuka. Saya telah berusaha kuat untuk mengambil sari-sari ilmu yang dosen itu berikan, tapi saya tetap tidak merasakan maupun mendapatkan apapun tatkala beliau menjelaskan materi di depan kelas. Baiklah... rasanya terlalu ekstrim bila mengatakan tidak mendapatkan apapun. Saya ganti redaksinya menjadi "hanya mendapat sedikit" tambahan informasi.

saya sudah berusaha memahami apa yang beliau jelaskan, namun dalam bayangan saya beliau seperti menggunakan bahasa yang tidak berasal dari dunia ini melainkan dari tempat lain. begitu asing dan sulit dimengerti. Walaupun pada dasarnya beliau menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mungkin saya yang terlalu lemah untuk menerima ilmu dari beliau, tapi bagaimana jika semua teman kelas justru merasakan hal yang sama? 

2 comments:

Mendongenglah...